INKO NATURE ENERGY
Jurnal Situs resmi segera hadir
West Kalimantan · Indonesia

Kami menanam lebih banyak
daripada yang kami panen.

Di Kalimantan Barat, Indonesia, kami membangun rantai pasok wood pellet yang terintegrasi secara vertikal—mulai dari pembibitan hingga pengiriman ke kapal. Melalui model ini, kami menghasilkan energi terbarukan sekaligus menjaga kelestarian hutan.

PT. INKO NATURE ENERGY
Apa yang kami kerjakan

Kami mengelola hutan tanaman kami sendiri di Kalimantan Barat dan menjalankan seluruh proses, mulai dari pembibitan hingga pengapalan ekspor. Dengan mengelola sendiri sumber bahan baku, kami dapat menjaga kualitas produk, menjamin keberlanjutan pasokan, serta memastikan pengelolaan hutan dilakukan secara bertanggung jawab.

Wood pellet merupakan bahan bakar biomassa terbarukan yang dapat disimpan dan digunakan saat kebutuhan listrik meningkat. Sebagai alternatif batu bara, wood pellet membantu mengurangi emisi karbon tanpa memerlukan perubahan besar pada infrastruktur pembangkit yang sudah ada.

Value Chain

Dari benih hingga kapal, di satu tangan

Keenam tahap dijalankan oleh satu perusahaan. Struktur yang minim ketergantungan pada pembelian kayu dari luar akan mengurangi risiko fluktuasi kualitas, pasokan, dan harga bahan baku karena seluruh proses berada dalam satu sistem pengelolaan.

01

Pembibitan

Bibit unggul diproduksi di persemaian kami sendiri dan dikembangkan melalui pusat riset pembibitan internal untuk memastikan kualitas sejak tahap awal.

02

Penanaman

Pohon cepat tumbuh ditanam secara bergilir di hutan produksi yang kami kelola. Seluruh kegiatan penanaman dan pemanenan dilakukan sesuai izin dan ketentuan yang berlaku.

03

Panen & Angkut

Pohon yang telah mencapai usia panen, bersama kayu berdiameter kecil dan sisa biomassa yang masih dapat dimanfaatkan, diangkut dari lokasi hutan ke pabrik dengan jarak tempuh yang efisien.

04

Peletisasi

Mulai dari pengupasan kulit kayu, pengeringan, hingga pembentukan wood pellet, setiap tahapan dipantau dan dikendalikan melalui sistem pengelolaan mutu berbasis data.

05

Penyimpanan

Wood pellet disimpan dalam silo berkapasitas besar yang dilengkapi sistem pemantauan suhu serta dirancang untuk memenuhi standar keselamatan operasional.

06

Ekspor

Produk dikirim ke Korea dan negara-negara Asia Timur melalui Pelabuhan Kijing yang berjarak sekitar 70 km dari fasilitas produksi.

Prinsip Kami

Prinsip yang menjadi landasan dalam setiap langkah kami menghasilkan energi.

>

Menanam harus melebihi memanen

Kami berkomitmen menanam lebih banyak pohon daripada yang dipanen setiap tahun. Dengan demikian, tutupan hutan dan kapasitas penyerapan karbon terus meningkat sehingga kegiatan usaha dapat berjalan secara berkelanjutan.

Net Forest Increase

Setiap langkah harus dapat ditelusuri

Seluruh proses, mulai dari penanaman hingga pengiriman, terdokumentasi secara menyeluruh dan dapat ditelusuri. Legalitas serta praktik keberlanjutan kami diverifikasi melalui sertifikasi independen seperti FSC dan SVLK.

Full Traceability

Kami harus tumbuh bersama masyarakat

Kami percaya pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan kemajuan masyarakat sekitar. Karena itu kami menciptakan lapangan kerja, menyediakan pelatihan, serta mendukung fasilitas sosial yang memberikan manfaat jangka panjang bagi komunitas lokal.

Shared Growth
Sekilas Proyek

Proyek Rantai Pasok Biomassa Berkelanjutan di Kalimantan Barat

600,000t/yr
Kapasitas produksi tahunan
Wood pellet bahan bakar pembangkit industri
100,000ha
Izin usaha kehutanan (PBPH)
Kebun tanaman sendiri dalam hutan produksi · bersyarat
60ha
Lahan pabrik
Di dalam Kawasan Industri Strategis Nasional (PSN) Landak
70km
Jarak ke gerbang ekspor
Pelabuhan Kijing — rute langsung ke Korea & Asia Timur
1,380+
Lapangan kerja (rencana)
669 karyawan tetap + 712 alih daya · pembibitan, produksi, perawatan, logistik, penanaman
2028
Target operasi komersial
Studi kelayakan dan perizinan sedang berjalan

※ Angka bersifat rencana dan dapat disesuaikan seiring berjalannya studi kelayakan dan perizinan.

Keberlanjutan Lingkungan

Tidak semua wood pellet itu sama

Kami menyadari berbagai tantangan lingkungan yang sering dikaitkan dengan industri wood pellet. Oleh sebab itu, proyek ini dirancang untuk menjawab setiap tantangan tersebut melalui pendekatan yang terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan.

01Kebun di hutan produksi berizin, bukan hutan primer

Seluruh bahan baku berasal dari hutan tanaman yang kami kelola secara berkelanjutan di dalam kawasan hutan produksi yang telah ditetapkan pemerintah untuk kegiatan budidaya dan pemanenan kayu. Kami berkomitmen untuk tidak memanfaatkan hutan primer maupun kawasan hutan lindung sebagai sumber bahan baku. Seluruh aktivitas dilakukan secara eksklusif di area yang telah memenuhi persyaratan perizinan pemerintah serta melalui proses penilaian dan persetujuan lingkungan sesuai regulasi yang berlaku.

02Memanfaatkan sumber daya yang terbuang

Kami tidak menggunakan kayu berkualitas tinggi yang diperuntukkan bagi industri furnitur maupun konstruksi. Sebaliknya, bahan baku berasal dari pohon cepat tumbuh hasil budidaya kami sendiri, serta kayu berdiameter kecil dan residu pengolahan kayu yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

03Rotasi pendek, pemulihan karbon cepat

Kami membudidayakan pohon cepat tumbuh dengan menerapkan siklus tanam, panen, dan penanaman kembali dalam periode yang relatif singkat. Pendekatan ini mempercepat proses penyerapan kembali karbon yang dilepaskan saat pelet kayu digunakan sebagai sumber energi. Jumlah pohon yang kami tanam setiap tahun melebihi jumlah yang dipanen, sehingga luas dan potensi hutan terus bertambah. Pohon-pohon muda yang sedang tumbuh juga memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO₂) lebih cepat dibandingkan pohon yang telah tua.

04Laut dekat, emisi transportasi rendah

Kedekatan lokasi operasional kami dengan Korea dan Jepang memungkinkan jalur distribusi yang lebih efisien. Dengan jarak tempuh sekitar seperempat dibandingkan sumber pasokan yang lebih jauh, emisi yang dihasilkan selama proses transportasi dapat ditekan secara signifikan.

Bahan bakar fosil melepaskan karbon yang telah tersimpan di dalam bumi selama jutaan tahun ke atmosfer. Sebaliknya, karbon yang terkandung dalam pelet kayu berasal dari karbon yang diserap pohon selama masa pertumbuhannya sebagai bagian dari siklus karbon alami. Setelah panen, karbon tersebut akan kembali diserap oleh pohon-pohon yang ditanam kembali. Dengan menggantikan batu bara sebagai sumber energi, proyek ini berpotensi mengurangi emisi sekitar 900.000 ton CO₂ per tahun.

※ Berdasarkan asumsi 600.000 ton wood pellet per tahun menggantikan energi setara dari batu bara. Dengan nilai kalor pelet kayu dan faktor emisi batu bara menurut standar IPCC, setiap ton pelet kayu diperkirakan dapat menghindari emisi sekitar 1,5 ton CO₂, sesuai dengan konvensi internasional dalam penghitungan emisi gas rumah kaca untuk bahan bakar biomassa.

Jurnal

Kami mencatat proses membangunnya

Kami membagikan perjalanan proyek ini sejak awal: apa yang sedang kami bangun, mengapa kami memilih pendekatan ini, dan bagaimana setiap prosesnya berjalan. Semua dijelaskan dengan bahasa yang sederhana, satu cerita demi satu cerita, bahkan sebelum peluncuran resmi dilakukan.

Seri bahasa sederhana · 01
Mengapa 'karbon baru' adalah karbon yang bisa kita terima
Membakar kayu tetap melepaskan karbon — lalu mengapa disebut energi terbarukan? Penjelasan dengan cerita tabungan dan gaji, plus tiga syarat yang harus dipenuhi agar logikanya berlaku.
Baca ceritanya →
Sekarang, dan selanjutnya

Saat ini kami sedang menyelesaikan studi kelayakan, proses perizinan, serta persiapan konstruksi tahap awal.
Situs resmi kami akan segera dibuka.

Perusahaan

PT. INKO NATURE ENERGY (PT. INE)
Perusahaan penanaman modal asing (PMA), Indonesia

Lokasi Proyek

Mandor, Kabupaten Landak
Kalimantan Barat, Indonesia (Kawasan PSN)

Kontak

Jika ada pertanyaan,
Anda selalu dipersilakan menulis ke info@inepellet.com.